New game
Download
Get Academic Plan
Share game
Froggy Jumps
Froggy Jumps

Majas dalam Puisi

Integrate it into your platform

You can integrate the game into an LMS compatible with LTI 1.1 or LTI 1.3 such as Canvas, Moodle, or Blackboard. This way, the scores will be automatically saved into the platform’s gradebook.
Download
You have exceeded the maximum number of games you can integrate into Google Classroom with your current Plan.

To integrate as many games as you want in Google Classroom, you need an Academic Plan or a Commercial Plan.

You have exceeded the maximum number of games you can integrate into Microsoft Teams with your current Plan.

To integrate as many games as you want in Microsoft Teams, you need an Academic Plan or a Commercial Plan.

Downloading games is an exclusive feature for users with an Academic Plan or a Commercial Plan.

Get your Academic Plan or your Commercial Plan now and start integrating your games into your LMS, website or blog.

If you wish, you can download a demo game here and test its integration:

Majas dalam Puisi

Froggy Jumps

Played 5

About this activity

Menentukan majas berdasarkan kalimat yg diberikan

Created by

Indonesia

Download the paper version to play

Make your own free game from our game creator
Compete against your friends to see who gets the best score in this game

Top Games

%
Anonymous
Anonymous
%
%
%
You have exceeded the maximum number of games you can print with your current Plan.

To print as many games as you want, you need an Academic Plan or a Commercial Plan.

Print your game
Majas dalam Puisi
 

Froggy Jumps

Majas dalam PuisiOnline version

Menentukan majas berdasarkan kalimat yg diberikan

by Shelda Olivia Karisa Raru
1

Tangis ibu itu mengguncang langit kota.

2

Harapan itu rapuh seperti kaca di tangan anak kecil.

3

Tembok-tembok itu mendengar jeritan kami setiap malam.

4

Kota ini adalah luka yang dibiarkan terbuka.

5

Kami menunggu keadilan, kami menunggu keberanian, kami menunggu suara.

6

Cepat sekali kamu datang, sampai-sampai makananku sudah dingin.

7

Negeri ini sangat ramah bagi mereka yang punya kuasa.

8

Semakin banyak kamu belajar, semakin kamu sadar betapa sedikit yang kamu tahu

9

Tubuh itu diberi pelajaran agar tak mengulang kesalahannya.

10

Kau adalah pelita di lorong gelap hidupku.

11

Di tengah keramaian kota, aku merasa paling sepi.

12

Angin berbisik lirih, menyampaikan rindu yang tertahan.

13

Aku menunggu, menunggu, dan terus menunggu janji yang tak kunjung pulang.

14

Wajahnya pucat seperti bulan yang kehilangan cahaya.

15

Gedung megah itu berdiri angkuh, sementara keadilan tertidur di dalamnya.

16

Ia disebut pemimpin teladan, sebab pandai berjanji namun lupa menepati.

17

Aku sudah menunggunya sejuta tahun

18

Ia telah berpulang, meninggalkan dunia yang pernah ia cintai.

Are you sure you want to leave the page?

If you leave the page, you will lose your game progress.