New game
Download
Get Academic Plan
Share game
Slideshow
Slideshow

Kegiatan Ekonomi

Integrate it into your platform

You can integrate the game into an LMS compatible with LTI 1.1 or LTI 1.3 such as Canvas, Moodle, or Blackboard. This way, the scores will be automatically saved into the platform’s gradebook.
Download
You have exceeded the maximum number of games you can integrate into Google Classroom with your current Plan.

To integrate as many games as you want in Google Classroom, you need an Academic Plan or a Commercial Plan.

You have exceeded the maximum number of games you can integrate into Microsoft Teams with your current Plan.

To integrate as many games as you want in Microsoft Teams, you need an Academic Plan or a Commercial Plan.

Downloading games is an exclusive feature for users with an Academic Plan or a Commercial Plan.

Get your Academic Plan or your Commercial Plan now and start integrating your games into your LMS, website or blog.

If you wish, you can download a demo game here and test its integration:

Kegiatan Ekonomi

Slideshow

Played 4

About this activity

Bab 3 Materi Kegiatan Ekonomi (Produksi, Distribusi, dan Konsumsi) Berkearifan Lokal

Created by

Indonesia

Download the paper version to play

Make your own free game from our game creator
Compete against your friends to see who gets the best score in this game

Top Games

%
Anonymous
Anonymous
%
%
%
You have exceeded the maximum number of games you can print with your current Plan.

To print as many games as you want, you need an Academic Plan or a Commercial Plan.

Print your game
Kegiatan Ekonomi
 

Kegiatan EkonomiOnline version

Bab 3 Materi Kegiatan Ekonomi (Produksi, Distribusi, dan Konsumsi) Berkearifan Lokal

by Renita Apr
1

Tujuan Pembelajaran

  1. Memahami pengertian dan tujuan kegiatan ekonomi produksi, distribusi dan konsumsi
  2. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan ekonomi produksi, distribusi dan konsumsi
  3. Menganalisis pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
  4. Membedakan jenis-jenis kegiatan ekonomi
  5. Mengaitkan contoh kegiatan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari
2

Perhatikan Video Di Bawah Ini!

QR

Pasar Terapung merupakan salah satu contoh kegiatan ekonomi tradisional yang mencerminkan aktivitas ekonomi secara lengkap, meliputi kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Pasar Terapung tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi contoh nyata berlangsungnya sistem kegiatan ekonomi dalam kehidupan masyarakat lokal Banjar.

3

PENGERTIAN KEGIATAN EKONOMI

Kegiatan ekonomi adalah seluruh aktivitas yang berkaitan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi barang serta jasa yang dilakukan oleh individu, perusahaan, atau negara untuk memenuhi kebutuhan hidup.

4

Perhatikan Gambar Di Bawah Ini!

5

Perhatikan Gambar Di Bawah Ini!

6

1. PRODUKSI

a. Pengertian dan Tujuan Produksi

Produksi yaitu suatu kegiatan (Gawian) manusia untuk menciptakan/menambah nilai guna suatu barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia, tidak hanya barang fisik tetapi juga jasa yang disediakan oleh sektor-sektor tertentu seperti pendidikan, kesehatan dan transportasi dengan menentukan harga tertentu (Baanggar) untuk mendapatkan keuntungan (Hujungan).


b. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi

  • Sumber Daya Alam

Sumber daya alam yaitu kekayaan alam yang dapat dimanfaatkan, seperti tanah, barang tambang, air dan lingkungan alam. Misalnya, sektor pertanian (Bahuma) sangat bergantung pada tanah yang subur dan iklim yang mendukung.


  • Tenaga Kerja (SDA)

Tenaga kerja yaitu orang yang (Bagawian) menjalankan proses produksi. Tenaga kerja terbagi menjadi 2, yaitu tenaga kerja terdidik dan tidak terdidik.


  • Modal

Modal yaitu segala sesuatu yang digunakan untuk proses produksi guna menambah kekayaan. Modal meliputi uang maupun peralatan. Modal terbagi menjadi 2, yaitu modal tetap (mesin) dan modal lancar (bahan baku).


  • Kewirausahaan

Kewirausahaan yaitu kemampuan seseorang dalam mengelola dan mengombinasikan faktor produksi alam, tenaga kerja, dan modal sehingga proses produksi berlangsung efisien.

7

c. Pihak-Pihak Yang Terlibat

  1. Produsen (pengusaha atau perusahaan)
  2. Tenaga Kerja
  3. Pemilik modal
  4. Pemilik sumber daya alam
  5. Pemerintah
  6. Masyarakat (konsumen)


d. Jenis-Jenis Produksi

  • Produksi Barang

Kegiatan menghasilkan barang berwujud nyata yang dapat disimpan dan digunakan.

  • Produksi Jasa

Kegiatan menghasilkan layanan tidak berwujud/jasa yang bermanfaat bagi orang lain.

8

Contoh Dalam Kehidupan Sehari-hari Berbasis Kearifan Lokal

  1. Pembuatan kain sasirangan (kain khas banjar) yang dilakukan oleh pengrajin di kawasan kampung sasirangan.
  2. Pembuatan kue khas Banjar kue kukus seperti kue Kokoleh, Pais gula habang dan kue lainnya yang banyak diproduksi oleh ibu rumah tangga dan dijual di pasar tradisional.
  3. Nelayan menangkap (Manjala) ikan di laut.
  4. Jasa perahu kelotok yang mengantar wisatawan menyusuri Sungai Martapura.
9

Perhatikan Gambar Di Bawah Ini!

10

2. DISTRIBUSI

a. Pengertian dan Tujuan Distribusi

Kegiatan menyalurkan (Mahantarkan) barang dan jasa dari produsen ke konsumen agar barang tersebut bisa sampai ke tangan yang membutuhkan. Tanpa distribusi, barang hasil produksi tidak akan sampai ke pasar dan tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Kegiatan ini melibatkan berbagai aktivitas (Gawian) yang berkaitan dengan pengangkutan, penyimpanan, dan penyaluran produk melalui berbagai saluran distribusi yang ada, bertujuan menjaga keseimbangan antara produsen dan konsumen, supaya barang tidak menumpuk di produsen dan kebutuhan masyarakat terpenuhi dan memperluas pasar untuk hasil produksi.


b. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Distribusi

  • Pasar

Dalam faktor pasar, saluran distribusi akan dipengaruhi oleh adanya pola pembelian konsumen, yakni jumlah konsumen, letak geografis konsumen, jumlah pesanan produk, dan kebiasaan dalam pembelian produk tersebut.


  • Produk

           Jenis dan sifat barang juga mempengaruhi:

  1. Ada barang yang mudah rusak (perishable) seperti ikan, sayur, dan buah, jadi harus cepat disalurkan.
  2. Ada juga barang yang tahan lama (durable) seperti pakaian atau perabot rumah tangga, bisa disimpan lebih lama dan distribusinya tidak harus cepat.


  • Produsen/perusahaan

Dalam faktor perusahaan, akan ada pertimbangan dan mengatur system distribusi yang berkaitan dengan sumber dana, pengalaman dan kemampuan manajemen, pengawasan, serta pelayanan yang diberikan.


  • Perantara

Perantara adalah pihak yang membantu menyalurkan barang dari produsen ke konsumen.

11

c. Pihak-Pihak Yang Terlibat

  1. Agen (dealer): orang atau Lembaga yang menjual barang milik perusahaan.
  2. Broker (makelar): orang yang menghubungkan penjual dan pembeli agar bisa berinteraksi.
  3. Komisioner: orang yang menjual (Bajualan) barang atas nama miliknya, padahal barang itu milik orang lain, dan mendapatkan upah berapapun (Sapambarian) dari si pemilik barang untuk hasil kerja kerasnya.
  4. Eksportir: orang yang menyalurkan barang ke luar negeri.
  5. Importir: orang yang menyalurkan barang dari luar negeri ke dalam negeri.
  6. Pedagang besar (grosir):orang membeli barang langsung dari pabrik lalu dijual embali ke pedagang eceran.
  7. Pedagang eceran: orang yang membeli barang di pedagang besar lalu menjual barang (Mambalantik) kepada konsumen.
12

d. Jenis-Jenis Distribusi

  • Distribusi langsung

Distribusi langsung adalah kegiatan menyalurkan barang dan jasa yang dilakukan langsung oleh produsen kepada konsumen akhir tanpa melalui perantara.


  • Distribusi tidak langsung

Distribusi tidak langsung adalah kegiatan distribusi di mana produsen menggunakan perantara untuk menyalurkan produk ke konsumen akhir untuk penjualan produk yang memiliki jangkauan pasar yang luas.


  • Distribusi intensif

Distribusi intensif adalah strategi di mana produsen berusaha menempatkan produknya di sebanyak mungkin titik penjualan. Hal ini sering digunakan untuk produk konsumen yang bersifat rutin atau barang kebutuhan sehari-hari, seperti makanan dan minuman.


  • Distribusi selektif

Distribusi selektif adalah kegiatan distribusi di mana produsen hanya memilih beberapa pengecer atau distributor tertentu yang dianggap sesuai dengan kriteria tertentu. Produk yang menggunakan saluran distribusi ini biasanya memiliki tingkat eksklusivitas yang lebih tinggi, seperti barang elektronik, produk fashion, atau produk teknologi tinggi.


  • Distribusi eksklusif

Distribusi eksklusif adalah kegiatan distribusi terbatas hanya untuk produk mewah atau barang dengan nilai tinggi (larang) yang ingin dijaga eksklusivitasnya, seperti mobil mewah atau perhiasan.

13

Contoh Dalam kehidupan Sehari-hari Berbasis Kearifan Lokal

  1. Pedagang dari desa membawa hasil pertanian seperti pisang, kelapa, dan sayur mayur ke Pasar Terapung Lok Baintan menggunakan Jukung.
  2. Pengrajin kain sasirangan bekerja sama dengan distributor lokal untuk memasarkan produknya ke toko oleh-oleh di Banjarmasin dan Balikpapan.
  3. Petani Barito Kuala mengantarkan beras hasil panen sebanyak 1 kuintal (Sapikul) ke Banjarmasin.


14

3. KONSUMSI

a. Pengertian dan Tujuan Konsumsi

Konsumsi adalah kegiatan menghabiskan atau mengurangi nilai guna suatu barang dan jasa yang mencakup pembelian (Manukari) dan penggunaan produk. Konsumsi untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan Rohani.


b. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi

  • Pendapatan

Besar konsumsi yang dilakukan manusia ataupun rumah tangga sangat dipengaruhi oleh pendapatan (Pakulihan) untuk membayar (Manahuri) barang atau jasa yang ingin dikonsumsi.


  • Tingkat harga barang/jasa

Tingkat harga suatu barang atau jasa menentukan berapa jumlah konsumsi yang dibutuhkan oleh rumah tangga. Barang yang harganya mahal akan memperbesar pengeluaran keluarga.


  • Perkiraan tentang masa depan

Apabila seorang konsumen memperkirakan masa depannya lebih baik, mereka akan leluasa untuk melakukan konsumsi sehingga pengeluaran konsumsi akan meningkat. Sebaliknya, ketika rumah tangga memperkirakan masa depan tidak baik maka mereka akan mengambil ancang-ancang untuk memperkecil pengeluaran rumah tangga.


  • Tingkat bunga

Tingkat bunga yang tinggi akan mendorong masyarakat untuk menyimpan uangnya di bank karena lebih menguntungkan daripada dihabiskan untuk konsumsi.


  • Selera dan gaya

Orang yang memperhatikan selera dan gaya saat membeli barang atau jasa, biasanya lebih banyak melakukan kegiatan konsumsi.

15

c. Pihak-Pihak Yang Terlibat Dalam Konsumsi

Masyarakat dan Rumah Tangga


d. Jenis-Jenis Konsumsi

Berdasarkan tujuan

  • Konsumsi untuk kebutuhan pribadi: Kegiatan konsumsi yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri agar dapat hidup layak dan nyaman.
  • Konsumsi untuk kegiatan produksi: Konsumsi yang dilakukan untuk menunjang proses produksi barang atau jasa.


Berdasarkan waktu

  • Konsumsi sekali habis: Barang atau jasa yang langsung habis dalam satu kali penggunaan.
  • Konsumsi tidak sekali habis: Barang atau jasa yang nilainya berkurang secara bertahap karena digunakan berulang kali.


Berdasarkan bentuk

  • Konsumsi barang: Kegiatan menggunakan barang berwujud yang dapat dilihat dan dirasakan manfaatnya.
  • Konsumsi Jasa: Kegiatan menggunakan layanan atau keahlian orang lain untuk memenuhi kebutuhan.
16

Contoh Dalam Kehidupan Sehari-hari Berbasis Kearifan Lokal

  1. Masyarakat Banjar mengonsumsi makanan tradisional seperti soto Banjar, katupat kandangan, dan iwak haruan bakar.
  2. Di daerah sungai seperti Banjarmasin, Kelotok (perahu bermesin) dan Jukung menjadi salah satu sarana transportasi utama. Masyarakat yang naik kelotok biasanya untuk bekerja, berbelanja, atau berwisata.
  3. Pedagang di pasar terapung melakukan sistem barter (Bapanduk), misalnya pedagang buah dan pedagang sayur saling menukarkan barang jualannya.
Are you sure you want to leave the page?

If you leave the page, you will lose your game progress.