New game
Download
Get Academic Plan
Share game
Integrate it into your platform

You can integrate the game into an LMS compatible with LTI 1.1 or LTI 1.3 such as Canvas, Moodle, or Blackboard. This way, the scores will be automatically saved into the platform’s gradebook.
Download
You have exceeded the maximum number of games you can integrate into Google Classroom with your current Plan.

To integrate as many games as you want in Google Classroom, you need an Academic Plan or a Commercial Plan.

You have exceeded the maximum number of games you can integrate into Microsoft Teams with your current Plan.

To integrate as many games as you want in Microsoft Teams, you need an Academic Plan or a Commercial Plan.

Downloading games is an exclusive feature for users with an Academic Plan or a Commercial Plan.

Get your Academic Plan or your Commercial Plan now and start integrating your games into your LMS, website or blog.

If you wish, you can download a demo game here and test its integration:

Kebudayaan Pajajaran

Slideshow

Played 5

About this activity

Kehidupan kerajaan Pajajaran

Created by

Indonesia

Download the paper version to play

Make your own free game from our game creator
Compete against your friends to see who gets the best score in this game

Top Games

%
Anonymous
Anonymous
%
%
%
You have exceeded the maximum number of games you can print with your current Plan.

To print as many games as you want, you need an Academic Plan or a Commercial Plan.

Print your game
Kebudayaan Pajajaran
 

Kebudayaan PajajaranOnline version

Kehidupan kerajaan Pajajaran

by zaidan musyaffa
1

Pendahuluan Pajajaran

KERAJAAN PADJAJARAN

2

Lokasi dan Wilayah

Pajajaran berpusat di Pakuan (Bogor) dengan lumbung wilayah di Tatar Pasundan. Kawasan pesisir dan pegunungan mempengaruhi perdagangan serta budaya masyarakatnya.
3

Sistem Ekonomi

  • Sistem Huma (Ladang): Masyarakat cenderung berpindah-pindah mengikuti kesuburan tanah. Ini menciptakan pola pemukiman yang tersebar, bukan terpusat di satu titik besar.
  • Penghasil Lada: Lada menjadi komoditas ekspor utama yang dibawa dari pedalaman menuju pelabuhan-pelabuhan seperti Sunda Kelapa, Pontang, Cigede, Tamgara, Banten, dan Cimanuk.
  • Mata Uang: Selain sistem barter, mereka sudah mengenal mata uang logam, termasuk uang kepeng dari Cina sebagai alat tukar.


Bukti pendukung:

  • Catatan Tomé Pires dalam Suma Oriental yang menyebut Sunda sebagai penghasil lada.
  • Padrao Sunda Kelapa sebagai bukti kerja sama dagang dengan Portugis (1522).
4

Sosial dan Kelas

Masyarakat Sunda kuno dikenal memiliki struktur sosial yang tidak sekaku kerajaan di Jawa Tengah atau Timur.

  • Sistem Kasta yang Cair: Meski ada golongan bangsawan, hubungan antara rakyat dan pemimpin sangat dekat. Konsep Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh (Saling mencerdaskan, menyayangi, dan menjaga) sudah mulai mengakar.
  • Peran Perempuan: Perempuan memiliki posisi yang dihormati. Dalam beberapa naskah kuno, perempuan terlibat dalam kegiatan ekonomi di pasar dan memiliki hak waris.


5

Pemerintahan dan Politik

Politik Pajajaran berpusat pada figur Raja yang dianggap sebagai wakil Tuhan di dunia.

  • Sistem Pemerintahan: Raja dibantu oleh dewan penasihat yang disebut Tanda atau Mangkubumi. Kekuasaan tidak hanya berdasarkan keturunan, tapi juga kemampuan dan kearifan (premana).
  • Pertahanan Darat: Pajajaran lebih kuat di darat daripada di laut. Ibu kota Pakuan dikelilingi oleh parit pertahanan yang sangat dalam dan luas untuk menghalau serangan musuh.
  • Hubungan Luar Negeri: Mereka sangat waspada terhadap ekspansi Kesultanan Islam di Jawa Tengah. Hal inilah yang mendorong Pajajaran melakukan kerja sama militer dengan Portugis di Malaka (Perjanjian 1522).
6

kebudayaan

Kebudayaan Pajajaran sangat kental dengan nilai-nilai moralitas yang tercatat dalam naskah-naskah kuno.

  • Naskah Lontar: Literasi sangat tinggi. Naskah seperti Sanghyang Siksa Kandang Karesian berisi pedoman moral, aturan hukum, hingga tata cara berkesenian.
  • Kesenian: Wayang, tari-tarian, dan musik tradisional (nenek moyang angklung dan gamelan ajeng) sudah berkembang pesat sebagai sarana hiburan sekaligus ritual.
  • Arsitektur: Menggunakan bahan alam seperti kayu dan bambu dengan atap rumbia. Hal ini membuat peninggalan fisiknya lebih sulit ditemukan dibanding candi-candi batu di Jawa Timur, karena sifat materialnya yang organik.


Bukti pendukung:

  • Carita Parahyangan
  • Prasasti Batutulis
  • Situs peninggalan di daerah Bogor dan Sukabumi.
Are you sure you want to leave the page?

If you leave the page, you will lose your game progress.