rangkuman materi bab 8 (bumiku sayang,bumiku malang)Online version
rangkuman materi bab 8 (bumiku sayang,bumiku malang)
1
BUMIKU SAYANG,BUMIKU MALANG
Pertemuan 1 : Hubungan Faktor Alam Dan Perbuatan Manusia Dengan Perubahan Kondisi Alam Di Permukaan Bumi Indikator TP : - peserta didik menjelaskan penyebab bumi berubah karena faktor alam
- peserta didik mencari hubungan antara peristiwa alam dan bencana alam
- peserta didik mampu menjelaskan dampak bencana alam terhadap kehidupan manusia
2
penyebab bumi berubah karena faktor alam
Bumi selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu. perubahan bumi bisa terjadi secara alami/ faktor alam maupun ulah manusia. Sedangkan Faktor alam adalah kejadian yang terjadi secara alami tanpa campur tangan manusia. Kejadian alam dapat mengubah bentuk permukaan bumi dan lingkungan sekitar. Berikut contoh bencana alam akibat faktor alam : - Gempa bumi
- Gunung Meletus
- banjir
- longsor
- angin topan
3
contoh perubahan bumi akibat faktor alam
Gempa bumi Gempa bumi adalah getaran di permukaan bumi akibat pergeseran batuan atau lempeng bumi di dalam tanah. akibat gempa bumi :- Tanah bergetar
- Rumah roboh
- Jalan retak
- Orang ketakutan
Gunung meletus Gunung meletus terjadi ketika magma, abu, dan batu dari dalam bumi keluar melalui gunung berapi. akibatnya : - Keluar lava panas
- Abu menutupi rumah dan jalan
- Udara menjadi kotor
- Tanaman rusak
4
contoh perubahan bumi akibat faktor alam
Banjir Banjir adalah air yang meluap dan menggenangi daratan. penyebabnya : - Hujan deras terus-menerus
- Sungai meluap
- Saluran air tersumbat
akibatnya : - Rumah terendam
- Jalan rusak
- Barang hanyut/ kerugian besar
Longsor Tanah longsor adalah runtuhnya tanah dari tempat tinggi ke bawah. penyebabnya : - Hujan deras
- Tanah gundul tanpa pohon
- Lereng curam
akibatnya : - Rumah tertimbun tanah
- Jalan tertutup
- korban jiwa
5
contoh perubahan bumi akibat faktor alam
Angin topan/puting beliung Angin topan adalah pusaran angin kencang dengan kecepatan 120 km/jam atau lebih yang sering terjadi di wilayah tropis. Fenomena cuaca ekstrem ini terbentuk di atas lautan tropis yang panas karena sistem tekanan udara rendah. akibatnya : - kerugian bagi masyarakat
- bangunan roboh
- pohon tumbang
- korban jiwa
- lumpuhnya sarana transportasi
6
Hubungan antara Peristiwa Alam dan Bencana Alam
Apa itu peristiwa alam ? Peristiwa alam adalah kejadian yang terjadi di alam secara alami. Contoh: - Hujan
- Gempa bumi
- Angin kencang
- Letusan gunung
Apa itu bencana alam ? Bencana alam adalah peristiwa alam yang menimbulkan kerugian, kerusakan, atau korban bagi manusia. Hubungannya bagaimana ? Peristiwa alam belum tentu menjadi bencana. Tetapi jika peristiwa alam itu merusak lingkungan dan merugikan manusia, maka disebut bencana alam.
8
aktivitas manusia dapat menyebabkan bumi berubah
Permukaan Bumi dapat berubah karena berbagai kegiatan manusia. Perubahan tersebut dapat terlihat pada tanah, air, udara, tumbuhan, dan hewan. contohnya : Penebangan Hutan Secara LiarPenebangan hutan secara liar adalah kegiatan menebang pohon tanpa aturan dan tanpa menanam kembali pohon yang telah ditebang. Akibatnya, hutan menjadi gundul dan kehilangan fungsinya sebagai penyerap air. Dampak perubahan Bumi: - Hutan menjadi gersang.
- Tanah mudah longsor.
- Air hujan tidak terserap dengan baik.
- Hewan kehilangan tempat tinggal.
9
aktivitas manusia dapat menyebabkan bumi berubah
Pembangunan Gedung dan Jalan RayaBanyak lahan kosong, sawah, dan kebun berubah menjadi gedung, jalan raya, dan perumahan. Hal ini menyebabkan berkurangnya daerah resapan air. Dampak perubahan Bumi: - Tanah tertutup semen dan aspal.
- Air sulit meresap ke tanah.
- Daerah menjadi lebih panas.
- Banjir lebih mudah terjadi.
10
aktivitas manusia dapat menyebabkan bumi berubah
Penambangan BerlebihanPenambangan dilakukan untuk mengambil batu bara, emas, pasir, minyak bumi, dan bahan tambang lainnya. Jika dilakukan berlebihan, tanah akan rusak. Dampak perubahan Bumi: - Tanah berlubang dan tandus.
- Lingkungan sekitar rusak.
- Sungai menjadi keruh.
11
aktivitas manusia dapat menyebabkan bumi berubah
Pembuangan Sampah SembaranganSampah yang dibuang di sungai, laut, atau tanah dapat mencemari lingkungan. Dampak perubahan Bumi: - Sungai menjadi kotor.
- Saluran air tersumbat.
- Laut tercemar sampah plastik.
12
aktivitas manusia dapat menyebabkan bumi berubah
Polusi dari Kendaraan dan PabrikKendaraan bermotor seperti mobil, motor, bus, dan truk menghasilkan asap dari bahan bakar yang digunakan. Begitu juga pabrik yang mengeluarkan asap dari proses produksi. Asap tersebut mengandung gas berbahaya dan partikel debu yang dapat mencemari udara. Jika jumlah kendaraan dan pabrik semakin banyak, maka pencemaran udara juga semakin meningkat. Dampak perubahan Bumi: - Udara menjadi kotor dan tidak sehat untuk dihirup.
- Lingkungan terasa lebih panas dari biasanya.
- Suhu Bumi meningkat akibat banyaknya gas rumah kaca di udara.
- Terjadi pemanasan global yang menyebabkan perubahan iklim.
- Manusia dapat mengalami gangguan pernapasan, seperti batuk dan sesak napas.
- Tumbuhan sulit tumbuh dengan baik karena udara tercemar.
13
Penyebab Aktivitas Manusia Dapat Merusak Lingkungan
Lingkungan dapat mengalami kerusakan apabila manusia tidak menjaga alam dengan baik. Banyak kegiatan manusia yang dilakukan tanpa memikirkan akibatnya bagi lingkungan. Jika hal ini terus terjadi, maka tanah, air, udara, tumbuhan, dan hewan akan mengalami kerusakan. Berikut beberapa penyebab aktivitas manusia dapat merusak lingkungan. 1. Kurangnya Kesadaran Menjaga LingkunganMasih banyak orang yang belum memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Contohnya membuang sampah sembarangan, merusak tanaman, mencoret fasilitas umum, dan mencemari sungai. Sikap seperti ini menyebabkan lingkungan menjadi kotor dan rusak. 2. Penggunaan Sumber Daya Alam Secara BerlebihanManusia sering mengambil sumber daya alam seperti kayu, air, ikan, batu bara, pasir, dan hasil tambang lainnya secara berlebihan. Jika dilakukan terus-menerus tanpa aturan, maka persediaan alam akan berkurang dan lingkungan menjadi rusak. 3. Penebangan Pohon Tanpa ReboisasiPenebangan pohon yang tidak disertai penanaman kembali menyebabkan hutan menjadi gundul. Pohon sangat penting untuk menyerap air hujan, menghasilkan oksigen, dan menjaga tanah agar tidak longsor. Jika pohon habis ditebang, maka lingkungan akan terganggu. 4. Penggunaan Bahan Kimia BerlebihanPenggunaan pupuk kimia, pestisida, dan limbah pabrik secara berlebihan dapat merusak tanah dan mencemari air. Tanah menjadi kurang subur, sedangkan air sungai menjadi kotor dan berbahaya bagi makhluk hidup. 5. Pembakaran Hutan dan SampahMembakar hutan untuk membuka lahan atau membakar sampah sembarangan menghasilkan asap tebal. Asap tersebut mencemari udara, mengganggu pernapasan, dan menyebabkan lingkungan menjadi tidak sehat. 6. Tidak Peduli Kebersihan LingkunganLingkungan yang tidak dibersihkan akan dipenuhi sampah, saluran air tersumbat, dan menimbulkan bau tidak sedap. Tempat yang kotor juga menjadi sarang nyamuk, lalat, dan tikus yang dapat membawa penyakit.
14
Dampak Kerusakan Lingkungan terhadap Kehidupan Manusia
Terjadinya BanjirBanjir terjadi karena sungai dipenuhi sampah, saluran air tersumbat, atau hutan gundul sehingga air hujan tidak dapat terserap dengan baik. Saat hujan deras turun, air meluap dan menggenangi permukiman warga. Dampak bagi manusia: - Rumah terendam air dan mengalami kerusakan.
- Barang-barang seperti perabot, pakaian, dan buku menjadi rusak.
- Sekolah diliburkan karena banjir.
- Pekerjaan masyarakat terganggu.
- Jalan sulit dilalui kendaraan.
- Muncul penyakit seperti gatal-gatal dan diare.
Tanah LongsorTanah longsor terjadi karena tanah tidak kuat menahan air, terutama di daerah lereng yang sedikit pohon. Akar pohon yang seharusnya menahan tanah sudah berkurang akibat penebangan liar. Dampak bagi manusia: - Rumah tertimbun tanah.
- Jalan dan jembatan rusak atau terputus.
- Lahan pertanian rusak.
- Warga harus mengungsi ke tempat aman.
- Menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.
15
Dampak Kerusakan Lingkungan terhadap Kehidupan Manusia
KekeringanKekeringan terjadi ketika sumber air berkurang akibat hutan rusak, sungai mengering, dan musim kemarau panjang. Dampak bagi manusia: - Sulit mendapatkan air bersih untuk minum dan mandi.
- Tanaman mati karena kekurangan air.
- Petani mengalami gagal panen.
- Hewan ternak kekurangan air minum.
- Harga bahan makanan menjadi naik.
Pencemaran UdaraPencemaran udara terjadi karena asap kendaraan, pabrik, pembakaran sampah, dan kebakaran hutan. Udara yang kotor sangat berbahaya bagi kesehatan. Dampak bagi manusia: - Batuk, pilek, dan sesak napas.
- Penyakit paru-paru dan asma.
- Mata terasa perih dan berair.
- Lingkungan terasa panas.
- Aktivitas di luar rumah menjadi terganggu.
16
Dampak Kerusakan Lingkungan terhadap Kehidupan Manusia
Pencemaran AirPencemaran air terjadi ketika sungai, danau, atau sumur tercampur sampah dan limbah. Air yang tercemar tidak layak digunakan. Dampak bagi manusia: - Menyebabkan diare dan sakit perut.
- Menimbulkan penyakit kulit seperti gatal-gatal.
- Kekurangan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
- Ikan di sungai mati sehingga nelayan rugi.
- Lingkungan menjadi kotor dan berbau.
Berkurangnya Hewan dan TumbuhanKerusakan hutan dan pencemaran lingkungan menyebabkan hewan serta tumbuhan kehilangan tempat hidupnya. Dampak bagi manusia: - Keseimbangan alam terganggu.
- Beberapa hewan dan tumbuhan menjadi langka.
- Sumber makanan berkurang.
- Bahan obat-obatan dari alam semakin sedikit.
- Kehidupan manusia ikut terganggu karena rantai makanan rusak.
18
Adanya Permasalahan Lingkungan di Bumi
Permasalahan lingkungan adalah keadaan ketika lingkungan mengalami kerusakan, pencemaran, atau gangguan sehingga keseimbangan alam menjadi terganggu. Permasalahan lingkungan dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, di sekolah, maupun di sekitar masyarakat. a. Pencemaran UdaraPencemaran udara terjadi ketika udara bercampur dengan asap, debu, dan gas berbahaya. Sumber pencemaran udara biasanya berasal dari asap kendaraan bermotor, asap pabrik, pembakaran sampah, dan kebakaran hutan. Udara yang tercemar dapat menyebabkan gangguan pernapasan, batuk, sesak napas, dan membuat lingkungan terasa panas. b. Pencemaran AirPencemaran air terjadi ketika air sungai, danau, laut, atau sumur tercampur sampah dan limbah. Air yang kotor tidak layak digunakan untuk mandi, mencuci, maupun diminum. Jika manusia menggunakan air yang tercemar, maka dapat menyebabkan penyakit seperti diare dan gatal-gatal. c. Sampah MenumpukSampah yang dibuang sembarangan dapat menumpuk di jalan, selokan, sungai, atau halaman rumah. Sampah yang menumpuk menyebabkan lingkungan menjadi kotor, berbau tidak sedap, dan menjadi tempat berkembang biaknya lalat serta nyamuk penyebab penyakit. d. BanjirBanjir adalah peristiwa meluapnya air ke daratan sehingga menggenangi rumah, jalan, dan sawah. Banjir sering terjadi ketika hujan deras turun terus-menerus dan saluran air tersumbat sampah. e. Tanah LongsorTanah longsor adalah peristiwa runtuhnya tanah dari lereng bukit atau gunung. Longsor biasanya terjadi di daerah yang curam dan gundul karena tidak banyak pohon yang menahan tanah. f. KekeringanKekeringan adalah keadaan ketika persediaan air sangat sedikit. Kekeringan sering terjadi saat musim kemarau panjang atau ketika sumber air rusak. Akibatnya masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih. g. Hutan GundulHutan gundul adalah keadaan ketika banyak pohon di hutan ditebang sehingga hutan menjadi rusak. Hutan yang gundul dapat menyebabkan banjir, longsor, dan hewan kehilangan tempat tinggal.
19
Penyebab Masalah pada Lingkungan
Masalah lingkungan dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu faktor alam dan aktivitas manusia. Kedua hal tersebut dapat menimbulkan kerusakan lingkungan jika tidak diatasi dengan baik. A. Faktor Alama. Hujan DerasHujan deras yang turun dalam waktu lama dapat menyebabkan sungai meluap sehingga terjadi banjir. Selain itu, tanah yang terus terkena air hujan juga dapat longsor. b. Kemarau PanjangMusim kemarau yang berlangsung lama menyebabkan air sungai, waduk, dan sumur menjadi kering. Hal ini membuat masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih. c. Letusan Gunung ApiGunung api yang meletus mengeluarkan abu vulkanik, batu, dan lava panas. Letusan gunung api dapat merusak rumah, tanaman, dan lingkungan sekitar. d. Gempa BumiGempa bumi dapat menyebabkan bangunan roboh, tanah retak, dan kerusakan lingkungan lainnya.
20
Penyebab Masalah pada Lingkungan
B. Aktivitas Manusiaa. Membuang Sampah SembaranganKebiasaan membuang sampah di sungai, selokan, atau jalan dapat menyumbat aliran air. Akibatnya, saat hujan turun air tidak mengalir lancar dan terjadi banjir. b. Penebangan Hutan Secara LiarMenebang pohon tanpa menanam kembali menyebabkan hutan gundul. Akibatnya tanah mudah longsor dan air hujan tidak terserap dengan baik. c. Limbah PabrikPabrik yang membuang limbah ke sungai atau udara dapat menyebabkan pencemaran. Air sungai menjadi kotor dan udara menjadi tidak sehat. d. Pembakaran Hutan dan LahanPembakaran hutan untuk membuka lahan menyebabkan asap tebal yang mencemari udara. Asap tersebut juga mengganggu kesehatan manusia. e. Penggunaan Kendaraan Bermotor BerlebihanSemakin banyak kendaraan bermotor, semakin banyak pula asap yang dihasilkan. Hal ini menyebabkan polusi udara dan pemanasan global.
21
Menganalisis Dampak Kerusakan Lingkungan terhadap Kondisi Sosial, Masyarakat, dan Ekonomi
|