ASAL-USUL NENEK MOYANG BANGSA INDONESIA
1
Seorang peneliti menemukan kemiripan akar kata antara bahasa-bahasa di Nusantara dengan bahasa di Taiwan, serta ditemukan tembikar bergaya Lapita di Indonesia bagian timur. Berdasarkan dua bukti tersebut, teori asal-usul manakah yang paling didukung?
2
Seorang murid diminta mengidentifikasi ras nenek moyang berdasarkan ciri: berkulit cokelat tua, tinggi rata-rata 155 cm, dan menyebar melalui rute selatan dari Afrika. Ciri tersebut paling sesuai dengan ras...
3
Jika ditemukan artefak kapak persegi hasil budaya Neolitik di sepanjang jalur Yunan–Vietnam–Kamboja–Semenanjung Malaya–Sumatra–Jawa–Bali, artefak tersebut kemungkinan besar berkaitan dengan gelombang migrasi...
4
Sebuah suku di pedalaman Kalimantan diketahui merupakan keturunan ras pendatang paling awal di Nusantara yang menyebar melalui rute Afrika–Semenanjung Arab–India Selatan. Suku tersebut kemungkinan besar keturunan ras...
5
Perhatikan dua ciri berikut:
(1) suku Dayak, Batak, dan Toraja hidup berkelompok kecil dan menganut animisme-dinamisme;
(2) suku Jawa dan Bali telah membentuk desa dengan pembagian kerja dan mengenal budaya logam.
Kedua kelompok suku itu berturut-turut merupakan keturunan gelombang migrasi...
6
Seorang murid berargumen bahwa Teori Nusantara lebih meyakinkan dibanding teori lain karena didukung fosil manusia purba yang lebih lengkap di wilayah Indonesia dibanding Asia lain. Bukti yang tepat untuk memperkuat argumen tersebut adalah...
Pilih satu atau lebih jawaban
7
Sebuah peta migrasi menunjukkan jalur Vietnam–Taiwan–Filipina–Sulawesi–Maluku–Papua yang membawa kebudayaan kapak lonjong. Jalur tersebut menjelaskan persebaran...
8
Suatu kelompok masyarakat memiliki tradisi bertani sawah, membangun desa dengan pembagian kerja (pemimpin, petani, pengrajin), dan mulai mengenal perdagangan. Berdasarkan ciri kehidupan tersebut, kelompok itu paling sesuai digolongkan sebagai keturunan gelombang...
9
Mengapa Teori Out of Africa dianggap sebagai teori yang paling mutakhir dibanding tiga teori lainnya (Yunan, Out of Taiwan, dan Nusantara)?
10
Sebuah keluarga di Sumatra memiliki tradisi lisan bahwa leluhur mereka datang dari arah barat melewati Semenanjung Malaya dan membawa budaya kapak persegi. Cerita tersebut paling konsisten dengan jalur migrasi...
Penjelasan
C. Teori Out of Taiwan, karena sejalan dengan bukti linguistik dan arkeologis dari Taiwan
Kemiripan akar kata bahasa Nusantara dengan bahasa di Taiwan menunjukkan hubungan rumpun bahasa Austronesia, sementara tembikar bergaya Lapita di Indonesia timur merupakan bukti arkeologis migrasi budaya dari Taiwan menuju Nusantara. Kedua bukti ini (linguistik dan arkeologis) merupakan pilar utama Teori Out of Taiwan yang dikemukakan Peter Bellwood.
C. Weddid
kulit cokelat tua (sawo matang), tinggi badan rata-rata sekitar 155 cm, dan penyebaran melalui rute selatan dari Afrika (melalui Asia Selatan/India) adalah karakteristik khas ras Weddid, bukan Austro-Melanesoid. Perbedaannya adalah, Austro-Melanesoid (Melanesoid) mempunyai kulit lebih gelap/hitam, rambut keriting, dan tinggi badan justru lebih tinggi dari Weddid. Keturunannya adalah penduduk Papua dan Melanesia.
B. Proto Melayu jalur timur
Kapak persegi adalah budaya khas Proto Melayu, dan jalur Yunan–Vietnam–Semenanjung Malaya–Sumatra–Jawa–Bali adalah jalur barat migrasi Proto Melayu. Jalur timur Proto Melayu justru membawa kapak lonjong melalui Filipina–Sulawesi.
B. Negrito dan Weddid
Negrito dan Weddid merupakan ras pendatang paling awal ke Nusantara, tiba melalui rute Afrika–Semenanjung Arab–India Selatan sebelum gelombang Proto dan Deutro Melayu. Keturunan mereka bertahan di pedalaman seperti suku Kubu dan suku-suku pedalaman Kalimantan/Sumatra.
A. Proto Melayu dan Deutro Melayu
Dayak, Batak, Toraja yang hidup berkelompok kecil dengan animisme-dinamisme adalah ciri khas keturunan Proto Melayu (gelombang pertama, budaya Neolitikum). Jawa dan Bali yang telah mengenal struktur desa, pembagian kerja, dan budaya logam adalah ciri Deutro Melayu (gelombang kedua, budaya Perunggu/Dongson) yang secara peradaban lebih maju.
C. Fosil Meganthropus paleojavanicus dan Homo soloensis
Teori Nusantara (didukung Moh. Yamin) berargumen manusia Indonesia berkembang secara lokal (indogenus), bukan migran dari luar. Bukti pendukungnya harus berupa fosil manusia purba yang ditemukan di Indonesia sendiri, seperti Meganthropus paleojavanicus dan Homo soloensis, bukan bukti linguistik atau genetika yang justru mendukung teori migrasi dari luar.
B. Ras Austro-Melanesoid melalui gelombang Proto Melayu jalur timur
Jalur Vietnam–Taiwan–Filipina–Sulawesi–Maluku–Papua dengan kebudayaan kapak lonjong adalah jalur timur migrasi Proto Melayu, yang kemudian bercampur dan menyebar ke wilayah timur Nusantara yang sebelumnya dihuni ras Austro-Melanesoid (Papua-Melanesia).
C. Deutro Melayu
Bertani sawah (bukan sekadar berladang), struktur desa dengan pembagian kerja yang jelas (pemimpin, petani, pengrajin), serta mulai berdagang adalah ciri masyarakat dengan tingkat peradaban lebih maju, khas gelombang Deutro Melayu yang membawa kebudayaan logam (Dongson) dan datang belakangan setelah Proto Melayu.
D. Karena mencakup asal-usul manusia modern secara global melalui kajian genetika DNA yang lebih baru
Teori Out of Africa didasarkan pada penelitian genetika mutakhir (DNA mitokondria/Mitochondrial Eve) yang menjelaskan asal-usul manusia modern (Homo sapiens) secara global, bukan hanya terbatas pada wilayah Asia Tenggara/Nusantara seperti tiga teori lainnya. Ini membuatnya dianggap lebih komprehensif dan didukung metode ilmiah terkini.
A. Proto Melayu jalur barat
Kedatangan dari arah barat melalui Semenanjung Malaya sambil membawa kebudayaan kapak persegi adalah ciri khas jalur barat migrasi Proto Melayu, sama seperti pada soal nomor 3.
|