Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembanganOnline version
Biologi-pertumbuhan dan perkembangan pada mahluk hidup
1
Dalam teknik kultur jaringan tumbuhan (mikropropagasi), perbandingan konsentrasi hormon auksin dan sitokinin yang diberikan pada medium kultur sangat menentukan arah diferensiasi sel. Jika seorang peneliti ingin menginduksi pembentukan kalus (jaringan massa sel yang belum terdiferensiasi) menjadi tunas adventif, perlakuan rasio hormon manakah yang harus diaplikasikan?
2
Hormon tiroksin berperan dalam mengatur metabolisme yang memengaruhi pertumbuhan.
3
Proses perkecambahan biji sereal sangat bergantung pada interaksi hormon dan aktivasi enzim pasca-imbibisi air. Air yang masuk ke dalam biji memicu embrio untuk melepaskan hormon giberelin (GA) menuju lapisan aleuron.
Manakah peristiwa di bawah ini yang akan terjadi setelah lapisan aleuron menerima sinyal dari giberelin (bisa pilih lebih dari satu)
Pilih satu atau lebih jawaban
4
Dua anak kucing memiliki genetik yang hampir sama. Anak kucing X rutin diberi makanan bergizi dan vaksin, sedangkan Y kekurangan nutrisi serta sering sakit.
Pilih satu atau lebih jawaban
5
Kekurangan unsur nitrogen menyebabkan daun tumbuhan berwarna hijau tua dan pertumbuhan semakin cepat.
6
Semua hewan akan tumbuh dengan laju yang sama jika diberi makanan yang sama.
7
Suatu tanaman memiliki gen normal yang menyandi protein pembelahan sel. Pada tanaman lain, gen tersebut mengalami mutasi sehingga protein yang dihasilkan tidak aktif. Kedua tanaman diberi nutrisi, cahaya, dan air yang sama.
Pilih satu atau lebih jawaban
8
Seekor anak ayam dipelihara dalam dua kondisi berbeda. Kelompok A diberi pakan bergizi lengkap dan kandang bersih, sedangkan kelompok B diberi pakan rendah protein dan kandangnya lembap. Setelah 8 minggu, kelompok A memiliki massa tubuh lebih besar dan bulu lebih lebat.
Pilih satu atau lebih jawaban
9
Auksin (IAA) disintesis secara aktif di ujung tunas apikal, lalu ditranslokasikan ke bagian bawah tumbuhan melalui jaringan xilem secara transpor pasif (mengikuti aliran air transpirasi) untuk memicu pembelahan kambium dan diferensiasi pembuluh vaskuler di sepanjang batang."
10
Hormon pertumbuhan (growth hormone/GH) merupakan faktor internal yang memengaruhi pertumbuhan hewan. Kekurangan hormon ini dapat menyebabkan pertumbuhan terhambat meskipun kebutuhan nutrisi tercukupi.
Penjelasan
Auksin tinggi : Sitokinin rendah \rightarrow Memacu pembentukan akar.
Sitokinin tinggi : Auksin rendah \rightarrow Memacu pembentukan tunas.
Auksin = Sitokinin (seimbang) \rightarrow Membentuk kalus (proliferasi sel).
Meskipun unsur mikro (misalnya Fe, B, Mn, Mo, Zn, Cu, Co, Ni, dan Cl) hanya diperlukan dalam jumlah sedikit, unsur-unsur tersebut tetap merupakan unsur esensial. Kekurangan salah satu unsur mikro dapat mengganggu berbagai proses fisiologis, seperti pembentukan klorofil, aktivitas enzim, dan pertumbuhan tanaman. Jadi, jumlah yang sedikit tidak berarti fungsinya tidak penting
Karena jika di kelebihan hormon tiroid (ekstrak tiroid) metaformfosis akan menjadi cepat, dan jika di tiroksin di hambat berudu tidak akan metaforfosis dan selamanya berudu
Kekurangan nitrogen menyebabkan daun menguning (klorosis) dan pertumbuhan menjadi terhambat karena nitrogen diperlukan untuk pembentukan klorofil dan protein.
A Benar, kekurangan air menurunkan tekanan turgor.
B Benar, kekurangan nitrogen menyebabkan klorosis.
C Salah, suhu terlalu tinggi menyebabkan enzim rusak.
D Benar, kebutuhan tumbuhan terpenuhi.
pemacu pemasakan buah dan partenokarpi adalah gas etilen/auksin, bukan Asam Absisat .
Auksin dialirkan ke bawah melalui sel-sel parenkim di sekitar floem. Jika lewat xilem, auksin justru akan terbawa air naik ke atas. Pergerakan auksin ke bawah adalah transpor aktif polar (butuh energi ATP). Proses ini dibantu oleh protein pompa khusus (Protein PIN) yang terletak di dasar setiap sel, sehingga auksin terpompa searah ke bawah.
Auksin diperlukan untuk merangsang diferensiasi sel prokambium menjadi xilem dan floem. Jika aliran auksin terhambat, pembentukan jaringan pengangkut baru di bawah area penyumbatan terganggu sehingga transportasi air, mineral, dan hasil fotosintesis menjadi kurang efektif.
|